Santri Assalafie Siap Terbitkan Kamus “Al Ghoyah Wa At Taqrib”

Babakan, Tim Redaksi

Dalam memahami kutubussalaf (kitab kuning) diperlukan setidaknya tiga fan ilmu yang harus dikuasai, ilmu Shorof, ilmu Nahwu dan ilmu Lughot atau bahasa. Ilmu Shorof adalah ilmu yang mempelajari perubahan kalimat dalam Bahasa Arab yang biasa dikenal dengan istilah tashrif. Sedangkan ilmu nahwu adalah ilmu yang membahas mengenai susunan atau gramatika Bahasa Arab. Adapun ilmu bahasa adalah ilmu bahasa mengenai mufrodat atau kosakata. Dalam usaha untuk memberikan pemahaman dalam keilmuan-keilmuan ini, Pondok Pesantren putra putri Assalafie telah menetapkan kurikulum yang kompeten dan relevan.

Salah satu yang usaha untuk mempermudah santri untuk memahami kitab berbahasa Arab adalah dengan disusunnya kamus kitab Taqrib. Adalah kamus dari setiap lafadz yang terdapat di kitab “Al Ghoyah Wa Attaqrib” karya Imam Abu Syuja’. Hal menarik dan berbeda dari kamus ini, tidah hanya arti lafaznya saja yang disuguhkan, tapi juga bentuk tsulatsi mujarod (asal) dan bentuk mufrod (singular) dari setiap lafadz, jika pada kitab hanya disebutkan bentuk jama’nya  (plural) saja .

Ide besar kamus ini digagas oleh KH Yasyif Maemun Syaerozi, kemudian secara teknis disusun oleh beberapa orang santri yang tergabung dalam tim Kamus, yang ditunjuk langsung oleh Abah Yasyif. Mereka yang menjadi anggota tim Kamus adalah; Ust. Shibyani, Labib Elmuna, Yoyon Haryono dan Rahmat Syarif.

Rencananya, setelah proses penyusunan selesai, kamus “Al Ghoyah Wa At Taqrib” ini akan di-tashih oleh Abah Hamam dan Abah Yasyif. Setelah itu,  akan diterbitkan dan diedarkan pada tahun ajaran yang akan datang (2013). Selain santri putra-putri Assalafie, Kamus ini insya Allah akan bisa dimanfaatkan oleh para siswa di Madrasah Al Hikamus Salafiyah (MHS) dan santri di pesantren-pesantren di Indonesia.

Category : Warta Santri

Leave a Reply